Jenis-jenis Tanaman Anggrek

Jenis-jenis Tanaman Anggrek

Tumbuhan anggrek termasuk dalam kelas monocotiledone karena mempunyai ciri-ciri sebagai berikut:

1. Berakar serabut.

Akar serabut dan pembelit berfungsi untuk mengikat tubuhnya pada batang inang dan untuk memeluk tumbuhan induk.

2. Batangnya tidak bercabang.

Batangnya merupakan batang semu, lunak, dan bagian dalamnya terdapat pembuluh pengangkut yang letaknya tersebar. Batangnya selalu tumbuh ke arah cahaya dan menggantung sehingga memungkinkan tumbuh atau hidup di atas tumbuhan lain.

3. Bunga bermahkota tiga lembar atau kelihatannya.

Bunga merupakan hasil metamorfosis dari daun dan memiliki daya tarik karena:

a. bentuknya,

b. warnanya,

c. baunya,

d. ada tidaknya madu, dan

e. sebagai alat pengenal paling utama pada tumbuhan .

Bunga anggrek adalah bunga majemuk karena dalam satu tangkai terdapat bunga yang lebih dari satu (planta multiflora). Bunga anggrek terletak pada ujung batang atau flos terminal. Selain itu, bunga anggrek berkumpul dalam satu rangkaian dengan susunan yang beraneka ragam. Biji berkeping satu atau kotiledon berjumlah satu.

Kotiledon adalah lembaran pada biji yang akan berkembang menjadi embrio atau calon individu ham.

4. Tulang daun sejajar dan lurus.

Daun anggrek merupakan daun tunggal karena dalam satu tangkai terdapat satu buah daun. Daun anggrek. bertulang lurus atau sejajar, dengan ibu tulang daun sempit dan agak kaku. Ujung daunnya runcing dan agak berdaging berfungsi menyimpan air. Kedudukan tumbuhan anggrek dalam taksonomi atau klasiflkasi tumbuhan adalah’ sebagai berikut.

Divisi/bagian : Spermatophyta/ tumbuhan berbiji

Class/kelas : Angiospermae/berbiji tertutup

Subkelas : Monocotyledone

Ordo/bangsa : Gynandrae

Species atau jenis anggrek ada banyak sekali bahkan ribuan jenis. Apalagi sejak diadakannya sistem hibridisasi atau perkawinan silang antara sesama tanaman anggrek. Munculnya jenis baru hasil persilangan tersebut menambah banyaknya jumlah jenis anggrek, bahkan individu baru hasil persilangan ini mempunyai bunga yang lebih indah dibandingkan galur murni.

Individu hasil hibridisasi/perkawinan silang yang mempunyai bunga lebih menarik dibandingkan galur murni ini, biasanya memiliki daya tahan tubuh yang lebih rendah sehingga inudah terkena hama dan penyakit.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *