Cara Merawat Tanaman Selada Organik dan Penanggulangannya

Cara Merawat Tanaman Selada Organik dan Penanggulangannya

Penyakit bercak daun

Bercak daun organisme penyebabnya adalah cendawan Cercospora longissima Sacc. atau C. lactucae Tev. Penyakit ini tersebar luas di seluruh dunia. Gejala serangan penyakit ini mula-mula berupa bercak kecil kebasah-basahan pada tepi daun, kemudian meluas menyerang jaringan tanaman ataupun daun warnanya berubah menjadi kecokelat-cokelatan, dan banyak titik hitam yang merupakan konidium jamur.

Penyakit bercak daun dapat dikendalikan dengan cara mengambil, mengumpulkan, darimembakar daun yang sakit serta melakukan rotasi tanaman. Penyakit busuk basah (busuk lunak) pPenyakit ini disebabkan oleh bakteri Erwinia carotovora pv carotovera (Janes) Holland.

Bakteri ini berkembang biak pada suhu di 25 – 30° C dan kelembapan yang tinggi. Gejala serangannya antara lain tanaman menjadi busuk basah, berwarna cokelat kehitaman. Serangan tidak hanya pada daunnya saja, tetapi juga batang sehingga tanaman menjadi roboh. Bagian yang busuk akan mengeluarkan bau yang tidak enak.

Pengendalian dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut:

1) Jika serangannya ringan, selada dipanen untuk dikonsumsi. Bila serangannya berat, tanaman dikumpulkan dan dibakar atau diletakkan di tengah-tengah kompos yang panas.

2) Dilakukan rotasi tanaman dengan tanaman yang tidak sefamili.

Cara Pemeliharaan Tanaman yang telah ditanam perlu dirawat agar tumbuh dengan subur.

Perawatan selada yang dapat dilakukan sebagai berikut:

a. Apabila tanah kering, segera dilakukan penyiraman.

b. Jika tidak menggunakan mulsa, daun tanaman dibersihkan dari tanah setelah hujan lebat. Adanya tanah di permukaan daun dapat mengganggu fotosintesis dan dapat menjadi perantara bibit penyakit.

c. Penyulaman dilakukan jika terdapat tanaman yang mati.

d. Penyiangan dilakukan jika banyak gulma di sekitar tanaman.

e. Penggemburan dan pembubunan dilakukan jika tanah kelihatan padat atau akar mulai kelihatan di permukaan. Kegiatan ini dilakukan secara hati-hati jangan sampai merusak akar.

f. Jika belum terlihat subur, tanaman dapat dipupuk dengan air septic tank atau air limbah ternak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *